Equity World – Pemilu di Amerika Serikat (AS) sedikit banyak akan berpengaruh pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Analis menghitung prediksi IHSG terhadap hasil Pemilu AS yang akan berlangsung Selasa, 8 November 2016.

Direktur Investasi Sucorinvest Asset Management, Jemmy Paul W mengatakan, jika Hillary Clinton menang IHSG berpotensi besar naik sesuai target Sucorinvest di kisaran 5.650-5.700. IHSG bisa mendapat sentimen positif dari pasar global.

Sementara jika Donald Trump yang memenangkan Pilpres AS, ada peluang Dow Jones akan turun sekitar 10%, namun sifatnya sementara. ”IHSG mungkin hanya turun 5% jika Trump menang karena kita masih pada periode bullish,” kata Jemmy, Senin (7/11).

Dengan kondisi pasar seperti ini, Jemmy merekomendasikan saham bluechips yang masih menarik untuk dikoleksi. Khususnya saham bluechips dari sektor perbankan, ASII, dan consumer goods seperti rokok.

Jika Trump yang menang pasar diprediksi akan menurun. Saham-saham komoditas bisa menjadi pilihan. Karena jika Trump jadi orang nomor satu di Amerika kemungkinan membuat ketegangan hubungan luar negeri AS yang membuat suplai minyak bermasalah.

Beda dengan Jemmy, Analis NH Korindo Muhammad Ikhsan mengatakan, jika Hilary menang pihaknya melihat tidak akan terlalu banyak perubahan kebijakan dari presiden sebelumnya. Tapi kalau skenario Trump menang, pasar bisa bergejolak, khususnya di obligasi. Pasalnya wacana pendirian tembok perbatasan Amerika-Meksiko dan melarang imigran muslim masuk AS sangat kontroversial.

”Akan terjadi gejolak pada mata uang Meksiko (Peso) maupun Dollar Kanada. Jika itu terjadi, obligasi akan terkena imbas,” kata Ikhsan.

Namun untuk saham-saham yang harus dicermati jika Hillary menang adalah LPPF, sektor perbankan seperti BMRI, BBRI, BBCA, serta PTBA dari sektor tambang. Sementara jika, Trump menang asumsinya sektor tambang yang masih prospektif. Karena gejolak indeks di sektor mining sentimen terbesar hanya berasal dari harga komoditas. ”Itu bisa menjadi pilihan sambil menunggu sektor lain di level buy on weakness,” kata Ikhsan.

PT Equity World Futures Medan