Equityworld Futures – Harga grosir di AS secara tak terduga melemah pada bulan Oktober seiring penurunan biaya layanan mengimbangi kenaikan harga  barang, menandakan inflasi sedang berjuang untuk mendapatkan traksi.

Pembacaan yang tidak berubah dalam indeks harga produsen dari bulan sebelumnya terjadi setelah kenaikan 0,3 persen pada bulan September, laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan hari Rabu di Washington. Perkiraan median ekonom yang disurvei Bloomberg adalah kenaikan sebesar 0,3 persen.

Penurunan 0,3 persen pada harga jasa didorong oleh penurunan biaya perantara dalam perdagangan sekuritas, penasihat investasi dan jasa-jasa lainnya yang terkait, menurut laporan tersebut. Meskipun pejabat Federal Reserve secara luas diharapkan untuk menaikkan suku bunga bulan depan, tekanan harga yang relatif lemah dalam perekonomian berpotensi membatasi kenaikan lebih lanjut dalam biaya pinjaman.

Proyeksi untuk harga produsen berkisar dari penurunan 0,2 persen dari September sampai kenaikan 0,6 persen, menurut survei Bloomberg.

Dari tahun sebelumnya, harga produsen naik 0,8 persen, yang merupakan kenaikan tercepat sejak Desember 2014, setelah meningkat 0,7 persen pada periode 12-bulan sebelumnya.

Harga barang naik 0,4 persen dari bulan sebelumnya. Biaya energi naik 2,5 persen dari bulan sebelumnya untuk bulan kedua berturut-turut, dan harga pangan menunjukkan penurunan 0,8 persen.

Di luar makanan dan energi, harga grosir turun 0,2 persen dari bulan sebelumnya menyusul kenaikan 0,2 persen. Biaya-biaya tersebut naik 1,2 persen dibandingkan dengan Oktober 2015.

Tidak termasuk komponen volatile seperti pangan, energi, dan juga menghilangkan perdagangan jasa, biaya produsen turun 0,1 persen setelah naik 0,3 persen bulan sebelumnya. Beberapa ekonom lebih memilih pembacaan ini seiring pembacaan ini menghapus komponen tervolatile dari PPI. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, indeks inti naik 1,6 persen setelah kenaikan 1,5 persen.

Satu kunci yang diambil dari laporan itu yakni kenaikan harga pada biaya terkait kesehatan yang digunakan untuk menghitung indeks inflasi belanja konsumen Departemen Perdagangan, yang merupakan indeks harga yang disukai Fed. Biaya-biaya naik 0,3 persen pada bulan Oktober dari bulan sebelumnya, sebelum disesuaikan dengan variasi musiman.

Indeks harga produsen merupakan salah satu dari tiga laporan inflasi bulanan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja pekan ini. Sebuah laporan pada hari Selasa menunjukkan harga impor AS meraih keniakn tertinggi dalam empat bulan, dipimpin oleh biaya bahan bakar yang lebih tinggi. Sebuah laporan terpisah pada harga konsumen akan dirilis pada hari Kamis. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Equityworld Futures Medan