Equitywolrd Futures – Dolar melonjak ke level terkuat sejak Maret lalu karena investor menyesuaikan dengan realitas administrasi Donald Trump dan peningkatan ekspektasi inflasi.

Indeks Bloomberg dari mata uang AS naik untuk hari kedua karena patokan imbal hasil Treasury dengan tenor 10-tahun melebihi 2 persen, mencapai level tertinggi sejak Januari. Investor sedang mencari petunjuk mengenai kebijakan Partai Republik yang ingin di raih dan apakah mereka akan lebih inflasioner daripada di bawah Presiden Barack Obama. Presiden terpilih berkunjung ke Washington pada hari Kamis untuk bertemu Obama, langkah menuju proses peralihan kekuasaan.

Greenback memperpanjang keuntungan terhadap sebagian besar mata uang utama setelah melemah sebanyak 3,8 persen terhadap yen ketika hasil pemilu pada Rabu pagi menunjuk kemenangan yang mengecewakan oleh pengembang real-estate. Meningkatkan daya tarik memegang mata uang AS, Imbal hasil Treasury dengan tenor 10-tahun relatif melonjak terhadap rekan-rekan dari G7 karena kemenangan Trump mengangkat prospek pelonggaran kebijakan fiskal, percepatan inflasi dan kecepatan yang lebih cepat dari kenaikan suku bunga Federal Reserve. Ekspektasi inflasi dari indeks pasar obligasi mencapai level tertinggi sejak Juli 2015.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, naik 0,8 persen pada pukul 17:00 sore di New York. Dolar naik 1,1 persen menjadi 106,83 yen, menyentuh level tertinggi sejak bulan Juli. Dolar menguat untuk hari keempat terhadap Euro ke $ 1,0893 per euro.(frk)

Sumber: Bloomberg

Simpan