Rehat Dulu! Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 890.000/gram

Rehat Dulu! Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 890.000/gramPT Equityworld Futures Medan-Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Senin ini (27/4/2020) turun 0,45% atau sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 890.000/gram dari perdagangan Sabtu kemarin di level Rp 894.000/gram.

Sebelumnya pada perdagangan Sabtu pekan lalu, harga emas Antam juga turun 0,11% sebesar Rp 1.000 dari posisi harga Jumat yakni Rp 895.000/gram.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram melemah 0,45% berada di Rp 89 juta dari harga kemarin Rp 89,4 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Senin ini (27/4/2020) kembali turun Rp 4.000 menjadi Rp 939.000/gram setelah turun Rp 1.000 ke Rp 943.000/gram pada hari Sabtu kemarin.

Penurunan harga emas Antam seiring dengan turunnya harga emas dunia di pasar spot pada hari Jumat kemarin karena investor membukukan keuntungan (taking profit).

Harga emas spot dunia turun 0,4% pada US$ 1.724,29/troy ons, sementara harga emas berjangka AS ditutup turun 0,6% pada US$ 1.735,60/troy ons. Melansir dari CNBC Internasional.

Berdasarkan catatan perdagangan hari Senin ini (27/4/2020) pukul 09:15 WIB harga emas dunia kembali turun 0,35% menjadi US$ 1.722,74.

Sentimen negatif turunnya harga emas muncul setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani paket stimulus senilai US$ 484 miliar yang akan mendanai untuk pinjaman usaha kecil, rumah sakit dan tes corona masal di AS. Hal tersebut mendorong bursa saham Wall Street mencatatkan kenaikan pada perdagangan akhir pekan kemarin dan menekan safe haven emas.

Kendati demikian, melansir dari CNBC Internasional, kepala perdagangan derivatif logam mulia di BMO, Tai wong  mengatakan “Kami melihat aksi ambil untung jangka pendek dalam harga emas,”.

“Namun, emas bertahan di dekat level tertinggi karena investor ritel dan institusional telah secara konsisten membeli emas karena neraca global yang semakin membengkak dan prospek ekonomi global tetap sangat tidak pasti,”  tambah Wong

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan