Equity world – Kurs rupiah terus melemah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Rabu (1/3). Mengacu data Bloomberg, pukul 10.10 WIB, rupiah pasar spot ke Rp 13.362 per dollar AS atau melemah 0,18% dari posisi kemarin Rp 13.338 per dollar AS.

Senasib, rupiah kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) ke Rp 13.361 per dollar AS atau melemah 0,10% dari posisi kemarin Rp 13.347 per dollar AS.

Vidi Yuliansyah, analis Monex Investindo Futures, mengatakan, pelaku pasar cenderung berhati-hati menanti pidato Presiden Trump, yang diharapkan memberikan kejelasan rencana kebijakan fiskal AS.

Hari ini (1/3), Vidi memperkirakan rupiah naik dan bergerak antara Rp 13.295-Rp 13.450. Cuma, pelaku pasar perlu mewaspadai dampak inflasi pada rupiah. inflasi diprediksi kembali naik. Inflasi tahunan di Februari diprediksi 3,9% naik dari 3,49% bulan sebelumnya.

Meski sepanjang hari Selasa (28/2), rupiah bergerak dalam rentang yang sempit, namun valuasi mata uang Garuda masih berhasil ditutup menguat tipis terhadap dollar Amerika Serikat. Rupanya pidato yang akan disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump pada Rabu (1/3) membuat investor cenderung berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Di pasar spot, Selasa (28/2), rupiah tercatat menguat 0,02% ke level Rp 13.338 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sedangkan jika mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia mata uang Garuda masih melemah 0,06% di level Rp 13.347 per dollar AS.

Vidi Yuliansyah, analis PT Monex Investindo Futures mengatakan sekarang ini investor global masih dipenuhi kehati-hatian menanti pidato Presiden Trump. Diharapkan politikus partai Republik itu bisa memberikan kejelasan mengenai rencana kebijakan fiskal yang digembar-gemborkannya selama ini.

“Tak hanya rupiah, dollar AS juga bergerak flat sepanjang hari ini,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (28/2).

Sementara itu dari dalam negeri, rupiah ditopang oleh proyeksi inflasi bulan Februari yang diperkirakan akan mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya yaitu dari 3,49% ke level 3,9%. Walaupun data resmi baru akan dirilis besok (1/3) tetapi perkiraan yang membaik berhasil menguatkan posisi rupiah terhadap dollar AS. (sumber: kontan.co.id)
Equity world