Saham Asia melemah pada hari Kamis dan dolar rebound setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan bahwa suku bunga di Amerika Serikat bisa naik dengan cepat tahun ini.

Dolar telah bergerak lebih rendah di sesi terakhir, jatuh ke tingkat terendah sejak awal Desember setelah Presiden terpilih AS Donald Trump menyatakan kekhawatirannya tentang penguatan greenback.

Investor juga tetap cemas menjelang pelantikkan Trump pada hari Jumat, dengan banyak investor menggunakan hal itu sebagai alasan untuk menguangkan investasinya.

Yellen mengatakan dalam pidatonya di Commonwealth Club of California di San Francisco pada hari Rabu bahwa menunda terlalu lama untuk mulai menaikkan suku bunga bisa menyebabkan “risiko kejutan yang buruk di jalan,” dan bahwa “masuk akal” bagi Fed untuk secara bertahap menaikkan suku bunga.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang beringsut 0,1 persen lebih rendah pada sesi awal perdagangan.

Di Wall Street, naiknya saham keuangan membantu mendorong S & P 500 lebih tinggi, meskipun Dow Jones Industrial Average turun tipis.

Indeks saham Nikkei Jepang naik 1 persen, terangkat oleh pelemahan yen. (sdm)

Sumber: Reuters

Equity World