Saham China Turun Terkait Data Inflasi yang MengecewakanEquityworld Futures Medan : Saham China turun untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir seiring tingkat inflasi di China melambat tidak sesuai dengan perkiraan memicu kekhawatiran bahwa merosotnya perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.

Indeks Shanghai Composite turun 0,4 % ke level 3,631.61 pada pukul 09:42 pagi waktu setempat, menghentikan reli selama 4 hari sebesar 10 %. Perusahaan keuangan dan industri memimpin penurunan, dengan China Construction Bank Corp dan China Railway Group Ltd kedua jatuh 1,9 %. Indeks harga konsumen naik 1,3 % pada bulan Oktober, dibandingkan dengan 1,5 % perkiraan rata-rata yang disurvei Bloomberg. Indeks harga produsen turun 5,9 %, memperpanjang pembacaan negatif untuk 44 bulan beruntun.

Indeks kekuatan relatif (RSI) Indeks Shanghai Composite kemarin mendekati angka 70, menandakan kondisi overbought. Indeks tersebut telah rebound 25 % dari level terendahnya tahun ini pada bulan Agustus karena pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri penurunan senilai $ 5 trliun dan pembuat kebijakan menambahkan stimulus guna mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk memangkas suku bunga keenam kalinya dalam setahun terakhir.

Indeks Hang Seng China Enterprises turun 1,2 %. Indeks CSI 300 melemah 0,4 %. Indeks Hang Seng Hong Kong merosot 1,2 %. Volume perdagangan di Shanghai meningkat 32 % di atas rata-rata 30-hari untuk hari ini.

Indeks Ekuitas China-AS Bloomberg merosot 1,5 % di New York terkait kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada awal Desember yang dapat membebani ekuitas.

Kemarin, Pedagang Margin meningkatkan kepemilikan saham yang dibeli dengan uang pinjaman untuk hari kelima secara berturut-turut, dengan saldo utang marjin di Bursa Efek Shanghai naik menjadi 678.9 miliar yuan ($ 107 miliar). (knc)

Sumber : Bloomberg