Saham Jepang Menghijau Jelang Pertemuan BOJ; Nintendo Anjlok

Equity world – Saham Tokyo beara di wilayah positif, mengikuti kenaikan dalam ekuitas AS, menyusul investor menunggu keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan pekan ini dan menimbang pendapatan perusahaan. Nintendo Co jatuh setelah mengatakan dampak keuangan dari game Pokemon Go nya akan terbatas.

Indeks Topix naik 0,4 persen ke level 1,332.11 pada istirahat perdagangan di Tokyo hari ini, sementara Nikkei 225 Stock Average menguat 0,4 persen. BOJ diperkirakan akan menambah stimulus pada akhir pertemuan dua hari mereka pada tanggal 29 Juli nanti, dengan mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg News memperkirakan pelonggaran kebijakan akan dilakukan. The Fed juga dijadwalkan bertemu pekan ini untuk memberikan putusannya pada tingkat suku bunga. S & P 500 Index naik ke rekor tertinggi terbaru pada hari Jumat di tengah hasil pendapatan yang positif.

Pedagang juga mencermati laporan laba perusahaan Jepang, dengan banyaknya jumlah perusahaan yang melaporkan di puncak laporan laba pekan ini. SoftBank Group Corp, Sony Corp, dan Panasonic Corp menjadi beberapa perusahaan yang dijadwalkan merilis posting laba mereka. Laba per saham untuk perusahaan di Topix diperkirakan akan meningkat 19 persen dalam 12 bulan ke depan, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Sumber: Bloomberg

EQUITY WORLD FUTURES

PT Equity World Futures

PT Equity World Futures

 

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.