Equityworld_MedanEquityworld Futures Medan : Sebagian besar saham Asia menguat seiring ekuitas Jepang menguat karena para investor menimbang rilis data ekonomi termasuk data inflasi. Saham energi pimpin kerugian pasca harga minyak anjlok.

Hampir dua saham naik untuk setiap saham yang jatuh pada indeks MSCI Asia Pacific, yang naik kurang dari 0,1 persen ke level 140,84 pukul 09:05 pagi di Tokyo. Indeks menuju penguatan mingguan sebesar 0,6 persen, pengupas penurunan bulanan menjadi 0,7 persen. Indeks Topix Jepang naik sebesar 0,8 persen karena yen melemah untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir. Pasar financial AS ditutup kemarin untuk libur Thanksgiving.

Indeks Asia-Pacific rebound sebesar 5,3 persen dari level terendahnya pada 17 Oktober lalu melalui kemarin pasca Bank of Japan (BoJ) memperluas pembelian obligasi, China memangkas suku bunga dan tumbuhnya spekulasi Bank Sentral Eropa (BOE) akan mengambil langkah-langkah untuk menambah stimulus. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan kemarin bank terbuka untuk membeli berbagai aset untuk memperluas kebijakan pelonggaran.

Indeks harga konsumen Jepang melambat untuk bulan ketiga berturut-turut di tengah penurunan harga minyak, menantang upaya BOJ untuk meningkatkan laju inflasi. Pertumbuhan CPI tidak termasuk makanan jatuh pada bulan Oktober menjadi 2,9 persen dari tahun sebelumnya dari 3 persen pada bulan sebelumnya. Penjualan ritel naik sebesar 1,4 persen dari tahun sebelumnya pasca meningkat sebesar 2,3 persen pada September. Ekonomi Jepang jatuh ke dalam resesi pada kuartal terakhir setelah kenaikan pajak penjualan April lalu sehingga meredam belanja konsumen. Produksi industri secara tidak terduga meningkat. (izr)

Sumber: Bloomberg