Equityworld Futures Medan : Laju nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (5/5) pagi hingga siang bergerak menguat sebesar 10 poin menjadi Rp 12.978 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 12.988 per dolar AS.  Munculnya  ekspektasi belanja pemerintah yang akan maksimal pada kuartal II tahun ini menjadi salah satu sentimen positif bagi mata uang rupiah.

Belanja pemerintah yang akan maksimal terutama dalam rangka mendorong pembangunan infrastruktur akan menopang ekonomi Indonesia menjadi lebih baik ke depannya.  Dengan demikian, produk domestik bruto (PDB) kuartal selanjutnya berpotensi meningkat, dan pada akhirnya berdampak positif bagi mata uang rupiah ke depannya.

Tren rupiah yang berada dalam area negatif pada beberapa hari terakhir ini merefleksikan PDB kuartal I 2015 yang akan diumumkan oleh BPS lebih rendah dibandingkan kuartal IV 2014 yang sebesar 5,01 persen.  Angka PDB kuartal I 2015 ditunggu pasar dan diperkirakan berada di kisaran 4.8-4.9 persen. Angka PDB yang lebih rendah dari kuartal sebelumnya dapat menahan laju mata uang rupiah.  Diharapkan pemerintah merespon perlambatan dengan kebijakan yang mempercepat penyerapan anggaran, sementara Bank Indonesia (BI) membantu dengan pelonggaran moneter lanjutan. [Sugeng R]