Equityworld_MedanEquityworld Futures Medan : Nilai Tukar Rupiah diprediksi akan membuka 2015 dengan kisaran Rp12.370-Rp12.450 per USD, sedikit melemah dibandingkan penutupan 2014 di kisaran Rp12.385 per USD. Namun, penguatan Rupiah di akhir tahun dinilai tidak real lantaran Bank Indonesia (BI) melakukan pengendalian serta intervensi pada Rupiah.Analis Currency Group Management, Farial Anwar, mengatakan pada perdagangan awal tahun ini, masih akan sepi. “Pasar masih sepi pemain belum mulai karena aktivitas belum banyak. Diperkirakan baru akan mulai ramai aktivitasnya minggu depan,” tutur dia kepada Okezone di Jakarta, Jumat (2/2/2015).

Farial menjelaskan, faktor dalam negeri yang mempengaruhi kondisi rupiah masih relatif sama, Begitu pula dengan faktor eksternal ,masih melihat kepastian waktu The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan.

“Semua masih menunggu kapan kepastian The Fed menaikkan suku bunga di tahun 2015. Apakah bulan pertama, bulan kedua, atau kapan kita belum tahu. Tentu juga kisaran kenaikannya berapa apakah berada di level terendah 0,25 persen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AS,” jelas dia.

Menurut Farial, sentimen lain seperti pertumbuhan ekonomi China, dan konflik di Ukraina sudah tidak memberikan imbas signifikan bagi laju tukar Rupiah.

“Karena sekarang yang menjadi fokus perhatian pasar adalah kebijakan the fed, pertumbuhan ekonomi China yang menurun yang berdampak pada sektor perdagangan Indonesia sudah tidak berpengaruh lagi. Konflik Ukraina, juga sudah tidak lagi ke fokus ke negara itu,” tandasnya.

(mrt)