Standard Chartered 'to Cut 1,000 Senior Jobs'Equityworld Futures Medan : Bank Chartered Standard, pemberi pinjaman yang berbasis di London yang menghasilkan sebagian besar keuntungannya di Asia, dapat memberhentikan hingga 1.000 pekerja senior, menurut sebuah memo internal yang dikirimkan kepada staff.

Langkah-langkah dari kepala eksekutif Bill Winters tersebut dimaksudkan untuk memotong biaya.

Bank telah berkembang sangat cepat sejak krisis keuangan dan ada beberapa peran yang sekarang tidak diperlukan lagi, sumber mengatakan kepada BBC.

Standard Chartered mengatakan telah diungkapkan sebelumnya “bahwa akan ada perubahan personil lebih nantinya”.

“Kami telah mengambil tindakan melakukan pengurangan pada lapisan manajemen, dan hasilnya staf senior akan menjadi hingga 25% lebih sedikit,” kata bank tersebut dalam sebuah pernyataan.

Winters mengatakan kepada staf di memo tersebut bahwa sekitar seperempat dari manajer senior, dari tingkat direktur atau diatasnya, akan diberhentikan. Ada sekitar 4.000 bankir yang dapat terpengaruh oleh keputusan tersebut.

Penguatan keuangan

Bank mempekerjakan total sekitar 88.000 orang. Hal ini merupakan perkembangan pesat, dari sekitar 44.000 pada tahun 2005.

Winters mengambil alih kepemimpinan bank tersebut dari mantan diplomat Peter Sands pada bulan Juni dan mengatakan bahwa ia akan menyederhanakan Standard Chartered dengan “tim manajemen baru dan struktur organisasi sederhana”.

Bank tersebut telah membangun beberapa bisnis, di Hong Kong, China dan Korea, membukukan keuntungan hingga $ 219 miyar dan meningkatkan posisi modal.

Standard Chartered mempekerjakan Mark Smith dari Asia agar berfokus pada saingan mereka yaitu HSBC. Smith bergabung sebagai kepala petugas risiko yang baru.

Winters juga memotong dividen untuk membantu bank memperkuat permodalannya – jaring pengaman melindunginya dari masalah keuangan yang tak terduga. Dia juga tidak mengesampingkan meningkatkan modal jika diperlukan.

Sumber: BBC