StevensTidak Perlu Mengubah Target dari Inflasi AustraliaEquityworld Futures Medan-Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens mempertahankan target inflasi bank sentral dan mengatakan kerangka kerja ini telah terbukti menjadi alat yang sukses dari kebijakan moneter.

“Ini sama sekali tidak manjadi sesuatu yang sangat kaku yang menuntut tanggapan asal bunyi pada bagian kami,” kata Stevens, dalam sambutannya dengan Trans-Tasman Business Circle di Sydney, hari Selasa. “Ini telah mendapatkan fleksibilitas yang cukup untuk melihat gambaran yang luas.”

Dengan Stevens bersiap untuk meninggalkan posisinya pada bulan September, disinflasi yang menyapu banyak negara maju membuat kedatangannya tak diinginkan di Australia. RBA mengutip rendahnya, inflasi berbasis luas menjadi pemicu di balik pengurangan tingkat suku bunga uang ke level terendah baru di 1,75 persen pada 3 Mei, yang merupakan pemotongan pertama dalam setahun.

Prospek inflasi yang lemah menggarisbawahi tantangan yang dihadapi oleh Gubernur RBA yang akan datang Philip Lowe, yang akan menggantikan Stevens pada 18 September. Lowe akan menjadi gubernur pertama dalam lebih dari 40 tahun yang tidak akan mewarisi pertumbuhan harga yang berlebihan. Ketika Stevens mengambil kekuasaan pada kuartal III 2006, inflasi berada di 4 persen – dan naik menjadi 5 persen dua tahun kemudian sebelum krisis keuangan global menariknya kembali.(frk)

Sumber: Bloomberg