Tak Peduli Covid-19, 39 Perusahaan Galang Dana di Pasar Modal

Masih Dihantui Virus Corona, IHSG Merah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)PT Equityworld Futures Medan- Aktivitas penggalangan dana (fundraising) dari pasar modal masih semarak, pada saat banyak perusahaan terkena dampak virus corona (covid-19). Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 39 perusahaan yang sudah mencari sumber pendanaan dari pasar modal.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna merinci per 4 Juni, ada 15 perusahaan yang akan menawarkan saham di pasar perdana (initial public offering/IPO) dan sebanyak 24 perusahaan akan menawarkan 28 surat utang atau obligasi.

Dari 15 perusahaan yang berencana IPO, 6 perusahaan bergerak di sektor perdagangan, jasa dan investasi, 6 perusahaan di sektor agrikultur, industri dasar dan kimia, keuangan dan industri barang konsumsi. Sedangkan 3 perusahaan lainnya dari sektor properti, real estate dan konstruksi bangunan.

“Minat perusahaan untuk IPO masih positif dan cukup tinggi hal ini tercermin dari jumlah perusahaan yang terdapat di pipeline IPO saham dan obligasi maupun sukuk di Bursa,” kata Nyoman Yetna, Kamis (5/6/2020) di Jakarta.

Menurut Yetna, pandemi covid-19 saat ini memiliki tantangan tersendiri dan berdampak pada semua aspek tidak terkecuali pasar modal dan perusahaan yang mencari pendanaan melalui IPO.

“Tingginya minat tersebut juga tidak terlepas dari dukungan kebijakan OJK di antaranya adalah pemberian relaksasi jangka waktu umur laporan keuangan & laporan penilai dalam rangka penawaran mum yaitu selama 2 bulan,” lanjutnya.

Hingga Jumat pekan ini (5/6/2020), sudah ada 28 perusahaan yang mencatatkan saham perdana di BEI. Emiten teknologi digital Grup Indosterling, PT Indosterling Technomedia Tbk, dengan kode saham TECH menjadi emiten ke-28 di tahun ini yang dicatatkan di papan pengembangan.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan