Equityworld_MedanEquityworld Futures Medan : Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis. Meski demikian, Rupiah masih belum beranjak dari level Rp12.200 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (16/10/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat 16,50 poin atau 0,13 persen ke Rp12.210 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp12.205-Rp12.213 per USD.

Dolar AS menyentuh level terendah tiga mingguan terhadap euro, dan berada di level terendah lebih dari sebulan terhadap yen Jepang. Pelemahan Greenback, terjadi setelah data-data ekonomi AS yang lemah, memicu kekhawatiran tentang penundaan kenaikan suku bunga the Fedral Resrve.

Data Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel merosot 0,3 persen pada September. Sementara Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan inflasi turun 0,1 persen di September, penurunan pertama dalam lebih dari setahun.

Di sisi lain, defisit anggaran AS di tahun fiskal 2014 menyusut ke level terendahnya sejak 2017, seiring pertumbuhan yang berjalan cepat, dan turunnya jumlah pengangguran. Selain itu, Kementerian Keuangan AS mencatat telah terjadi peningkatan pajak. (mrt)