Equityworld_MedanTingkat pengangguran di Jerman secara tak terduga meningkat pada bulan Agustus karena stagnan pemulihan kawasan euro dan gejolak di Rusia menyuramkan outlook ekonomi terbesar di Eropa tersebut.

Jumlah pekerja yang keluar dari pekerjaannya naik disesuaikan secara musiman sebesar 2.000 sampai 2.901.000 pada bulan Agustus, Badan Tenaga Kerja Federal yang berbasis di berbasis Nuremberg mengatakan hari ini. Para ekonom memperkirakan penurunan dari 5.000, menurut rata-rata dari 30 perkiraan dalam survei Bloomberg News. Tingkat pengangguran yang disesuaikan tidak berubah sebesar 6,7% merupakan level terendah dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Ekonomi Jerman menyusut pada kuartal terakhir dan kekuatan rebound sangat penting untuk zona euro 18-negara. Pemulihan melambat di wilayah ini dan mengalami inflasi terendah sejak 2009 silam telah mendorong Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi menandakan bahwa ia bisa memustuskan langkah dengan pelonggaran kuantitatif..

Jumlah pekerja yang keluar dari pekerjaannya meningkat sebesar 3.000 di Jerman Barat dan turun sebesar 1.000 di wilayah timur Jerman, laporan hari ini menunjukkan.

Sementara produk domestik bruto / Gross Domestic Product (GDP) Jerman turun sebanyak 0,2% di kuartal terakhir sebagian besar dikarenakan cuaca buruk, serta meningkatnya outlook sanksi internasional terhadap Rusia karena dukungannya terhadap separatis di Ukraina.(yds)

Sumber: Bloomberg