Pasukan keamanan Turki hari Selasa (14/2) mengatakan mereka telah menangkap seorang warga Perancis kelahiran Turki yang diduga salah seorang perencana di balik pengeboman kelab pada malam tahun baru di Istanul yang menewaskan 39 orang dan mencederai 65 lainnya.

Jaksa menyebut laki-laki usia 22 tahun itu dengan inisial A.S dan mengatakan ia ditangkap di Istanbul 12 Februari. Ia diduga menandatangani sewa rumah yang disewakan kepada tersangka penyerang kelab malam itu, Abdulkadir Masharipov seorang warga Uzbekistan. Pihak berwenang Turki mengatakan sembilan tersangka lainnya juga ditahan semuanya terkait dengan kelompok ISIS.

Harian Sabah di Turki mengatakan tersangka dilahirkan di Turki dan pernah tinggal di Perancis dan Turki. Ia dituduh terkait organisasi teroris. Jaksa Sadi Dogan mengatakan kepada media Turki bahwa A.S membantu mengatur serangan itu.

Laporan-laporan berita mengutip kesaksian yang diberikan di pengadilan hari Sabtu yang mengatakan Masharipov mengaku pengikut ISIS. Ia dikutip mengatakan kepada pengadilan itu bahwa œakan baik jika ia diberi hukuman mati.

Masharipov hari Sabtu didakwa menjadi bagian kelompok teroris bersenjata “ISIS, memiliki senjata berat, berusaha mengacaukan perintah konstitusi dan melakukan pembunuhan.

Polisi mengatakan tersangka melarikan diri dari lokasi penembakan itu dengan berbaur dalam kerumunan yang panik. Masharipov ditangkap 17 hari kemudian di Istanbul setelah diburu di seluruh negeri.

Pihak berwenang mengatakan ia mendapat pelatihan teroris di Afghanistan dan mengakui melakukan serangan di kelab malam Reina yang terjadi dini hari 1 Januari.

Sumber: voaindonesia

Equity World