Wabah Corona Masih Meluas, IHSG Kembali Tertekan

Wabah Corona Masih Meluas, IHSG Kembali Tertekan PT Equityworld Medan -Mewabahnya Covid-19 masih akan mejadi sentimen utama penekan bursa saham domestik. Covid-19 menjadi kekhawatiran global karena kian meluas ke berbagai negara.

Senin kemarin, IHSG ditutup melemah 1,28% ke level 5.807,05. Koreksi yang terjadi pada IHSG merespons terjadinya lonjakan kasus virus corona di luar China. Terutama di Korea Selatan. Menurut data terbaru John Hopkins University CSSE sudah ada 833 kasus infeksi virus corona dilaporkan di Negeri Ginseng.

Tidak hanya itu, virus korona jenis baru ini juga meluas ke Eropa. Italia melaporna 6 kasus kematian.

“Virus covid-19 menjadi kekhawatiran serta ketidakpastian global meningkat dengan cepat. WHO mengatakan kasus baru yang terjadi membuat situasi dan kondisi sangat memprihatinkan saat ini,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas, dalam riset harian, Selasa (25/2/2020).

Covid-19 menjadi sentimen utama yang membuat investor global ketar-ketir yakni terkait virus corona yang kini telah menewaskan lebih dari 2.600 orang dan menjangkiti 79.500 orang di 29 negara.

Sentimen dari dalam negeri masih bersumber dari Bank Indonesia mencermati dampak pertumbuhan ekonomi Indonesia terkait penyebaran virus korona. BI memperkirakan, PDB Indonesia akan tumbuh di kisaran 4,9% pada triwulan pertama 2020, lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu 5,07%.

Dengan demikian, Pilarmas memproyeksikan, IHSG akan bergerak melemah pada kisaran 5.744 – 5.850.

Sementara itu, Indosurya Sekuritas, dalam risetnya memaparkan, pola pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam rentang konsolidasi.

Menurut Indosurya, potensi kenaikan IHSG masih akan terlihat pada hari ini, sedangkan tekanan terlihat cukup terbatas, mengingat support level yang sudah teruji terlihat cukup kuat dipertahankan.

“IHSG berpotensi menguat pada kisaran 5.761 – 5.988,” tulis Indosurya.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2019
Loker EWF Medan