Equity World Medan – Wall Street ditutup variatif di akhir perdagangan Kamis waktu AS atau Jumat (23/6/2017) dini hari waktu Indonesia.

Sejumlah isu menjadi perhatian investor di lantai bursa. Salah satunya adalah rencana legislator AS yang akan menghentikan program Obamacare. Hal itu membuat saham-saham healthcare.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 12,74 poin atau 0,06 persen di posisi 21.397,29. Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 1,11 poin atau 0,05 persen menjadi 2.434,5 dan indeks Nasdaq menguat 2,73 poin atau 0,04 persen ke level 6.,236,69.

Legislator AS berencana membatasi kebijakan program jaminan kesehatan pemerintah serta mengkaji ulang subsidi jaminan tersebut untuk masyarakat berpendapatan rendah. Kebijakan ini mengatrol saham-saham yang terkait dengan kesehatan dan bioteknologi.

“Proposal awal (penghentian Obamacare) saya pikir lebih baik dan lebih positif bagi industri ketimbang yang diperkirakan sebelumnya,” ujar Jeff Jonas, portfolio manager pada Gabelli Funds.

Sementara itu, indeks energi S&berakhir turun 0,1 persen setelah pada tiga hari berturut-turut mencatatkan penurunan sebesar 3,5 persen seiring dengan melemahnya harga minyak.

“Harga minyak cukup berat dalam beberapa pekan ini. Namun saya tidak mengatakan harga minyak akan menguat pada hari ini, yang bisa membuat confidence investor naik terhadap komoditas tersebut,” ujar Michael Scanlon, portfolio manager pada Manulife Asset Management, Boston.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures

EWF Medan