Equityworld_MedanMinyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berayun antara keuntungan dan kerugian di tengah spekulasi bahwa persediaan minyak mentah dan bahan bakar di AS mengalami penurunan, konsumen minyak terbesar di dunia. Brent stabil di London.

Minyak berjangka untuk bulan Oktober sedikit berubah di New York setelah turun dalam dua hari. Stok minyak mentah kemungkinan turun 1,75 juta barel, sementara persediaan bensin dan distilat menyusut untuk minggu ketiga, menurut survei Bloomberg News jelang laporan Energy Information Administration (EIA). Pasukan keamanan Irak meningkatkan serangannya terhadap pemberontak ISIS setelah mengusir pendudukan para militan dari bendungan terbesar di negara tersebut dengan dukungan udara dari pemerintah AS.

WTI untuk pengiriman Oktober, yang paling aktif diperdagangkan, berada di level $ 92,81 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, turun 5 sen, pada pukul 13:28 siang waktu Sydney. Kontrak untuk bulan September, yang berakhir hari ini, naik sebanyak 50 sen menjadi $ 94,98. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 53 persen di bawah rata-rata 100 hari. Bulan depan harga WTI telah turun 3,5 persen dalam tahun ini.

Brent untuk pengiriman bulan Oktober lebih rendah 5 sen berada pada level $ 101,51 per barel di bursa ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa diperdagangkan $ 8,70 lebih besar, tidak berubah dari perdagangan kemarin dan spread terluas sejak 19 Juni.(frk)

Sumber : Bloomberg