Equityworld_MedanMinyak West Texas Intermediate (WTI) naik pada spekulasi laporan pemerintah bahwa persediaan minyak mentah AS turun pekan lalu dan seiring ekonomi negara tersbut rebound lebih dari perkiraan pada kuartal kedua.

Pasokan minyak mentah kemungkinan turun untuk minggu kelima, menurut survei Bloomberg jelang rilis data Administrasi Informasi Energi (EIA) hari ini. Stok menurun 4,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 25 Juli, industri yang didanai American Petroleum Institute dikatakan telah melaporkan kemarin. Produk domestik bruto naik pada tingkat tahunan 4% setelah menyusut 2,1% dari Januari sampai Maret, Angka Departemen Perdagangan angka menunjukkan hari ini.

WTI untuk pengiriman September menguat 51 sen, atau 0,5%, ke level $ 101,48 per barel pada 09:20 pagi di New York Mercantile Exchange. Kontrak turun 70 sen menjadi $ 100,97 kemarin, level penutupan terendah sejak 15 Juli. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah 21% di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman September merosot 1% ke level $ 107,71 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Volume perdagangan adalah 41% lebih rendah dari rata-rata 100 hari. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 6,24 dibanding WTI. Selisih di akhir perdagangan kemarin ditutup pada level $ 6,75, terluas sejak 4 Juli. (yds)

Sumber: Bloomberg