Equityworld_MedanWest Texas Intermediate turun di hari kedua pasca laporan industri menunjukkan persediaan minyak mentah dan bensin meningkat di AS, pengguna minyak terbesar di dunia. Brent di London turun.

Kontrak berjangka turun sebesar 0,2 persen di New York. Persediaan minyak mentah naik sebesar 229.000 barel dan stok bensin meningkat pada pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan. Data pemerintah saat ini diperkirakan akan menunjukkan berkurangnya persediaan, menurut survei Bloomberg News. Brent turun ke level terendahnya dalam 13 bulan terakhir pasca IEA mengatakan tingginya pasokan yang melindungi pasar terhadap ancaman di Timur Tengah.

WTI untuk pengiriman September turun sebesar 19 sen ke level $ 97,18 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange yang berada di level $ 97,24 pukul 10:37 pagi waktu Sydney. Kontrak tersebut turun sebesar 0,7 persen ke level $ 97,37 kemarin, menjadi level penutupan terendahnya sejak 7 Agustus kemarin. Seluruh Volume berjangka yang ditransaksikan sekitar 53 persen di bawah RSI 100 hari.

Brent untuk pengiriman September turun sebesar 16 sen, atau 0,2 persen, ke level $ 102,86 per barel di London yang berbasis di ICE Futures Europe exchange. Acuan minyak mentah Eropa dengan premi sebesar $ 5,62 untuk WTI. Brent ditutup sebesar $ 5,65 kemarin.

Administrasi Informasi Energi memangkas proyeksi harga di tahun 2014 ini untuk WTI pasca AS mencapai produksi tertinggi bulanannya dalam 27 tahun terakhir. New York berjangka rata-rata mencapai $ 100,45 per barel tahun ini dibandingkan proyeksi bulan Juli kemarin sebesar $ 100,98, EIA mengatakan kemarin dalam Surat Energy Outlook jangka Pendek bulanan ini. Produksi minyak sebesar 8,5 juta barel per hari di bulan Juli, terbesar sejak April 1987, kata EIA. (vck)

Sumber: Bloomberg