Equityworld_MedanEquityworld Futures Medan : Yen menguat untuk hari keempat, mencatat reli terpanjang untuk sejak Juni lalu, sementara sebagian besar saham Asia melemah di tengah kekhawatiran atas dampak penurunan harga minyak. Minyak mentah mendekati level terendahnya lebih dari 5 1/2 tahun terakhir seiring tembaga berjangka menguat.

Mata uang Jepang menguat sebesar 0,3 persen menuju empat pecan tertingginya, sedangkan won Korea Selatan dan ringgit Malaysia naik sebesar 0,6 persen. Hampir dua kali lebih banyak saham turun seiring indeks MSCI Asia Pacific (MXAP) menguat, indeks Topix Jepang turun sebesar 0,7 persen pukul 09:35 di Tokyo. Indeks Standard & Poor 500 berjangka stagnan pasca indeks turun sebesar 0,3 persen di New York. Minyak acuan AS naik sebesar 0,6 persen ke level $46,17 per barel setelah turun hampir 6 persen dalam tiga hari terakhir. Tembaga berjangka naik sebesar 0,4 persen sementara obligasi Australia jatuh.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun di bawah $45 per barel untuk pertama kalinya sejak April 2009 kemarin di tengah spekulasi data yang hari ini akan menunjukkan peningkatan persediaan Amerika komoditas, memicu kekhawatiran atas pasokan banjir minyak global. AS akan melaporkan penjualan ritel hari ini, sementara update pada output industri sona euro akan dirilis hari ini karena di tengah prospek pembuat kebijakan akan meningkatkan stimulus. India melaporkan harga grosir. (izr)

Sumber: Bloomberg