Equityworld_MedanYen menguat, ditetapkan untuk kenaikan pertama dalam tujuh sesi perdagangan terakhir, pasca indikator teknis mengisyaratkan penurunan baru-baru mata uang tersebut terlalu cepat. Euro menyentuh level teredah 11-bulan terhadap dolar.

Mata uang Jepang menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang yang paling diperdagangkan pasca investor mencari aset haven sebelum presiden Rusia dan Ukraina melakukan pertemuan hari ini. Euro melemah setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan pada 22 Agustus yang lalu bahwa ekspektasi inflasi telah menurun, meningkatkan spekulasi para pembuat kebijakan akan memperluas stimulus. Dolar Selandia Baru turun ke level terendah dalam enam bulan setelah neraca perdagangan negara tersebut tergelincir ke defisit.

Yen naik 0,2 persen menjadi 103,88 per dolar pada pukul 10:35 pagi di Tokyo setelah menyentuh 104,49 kemarin, level terlemah sejak 23 Januari. Mata uang tersebut naik 0,1 persen menjadi 137,10 per euro. Sementara mata uang bersama Eropa sedikit berubah di level $ 1,3197 setelah turun ke $ 1,3179, level yang tidak terlihat sejak 9 September.

Kiwi Selandia Baru turun 0,1 persen menjadi 83,36 sen AS setelah jatuh ke 83,11, terlemah sejak 27 Februari.

14-hari indeks kekuatan relatif atau relative strength index (RSI) untuk dolar-yen naik menjadi 78.4 kemarin, tertinggi sejak Januari 2013 dan di atas level 70 yang memberi sinyal ke beberapa pedagang bahwa aset telah meningkat terlalu jauh, terlalu cepat, dan mungkin akan berbalik arah.(frk)

Sumber : Bloomberg