Equityworld_Medanequityworld Futures Medan : Yen menahan gain terhadap mayoritas mata uang lainnya terkait meningkatnya permintaan aset safe haven, akan tetapi analis mata uang menyatakan bahwa dia belum merekomendasikan posisi jual pada yen dalam beberapa bulan kedepan dengan adanya penurunan minyak mentah yang telah memberikan hal positif bagi neraca perdagangan Jepang.
Kemarin indeks dolar ditutup pada level tertingginya dalam satu dekade terakhir setelah Federal Reserve mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga yang pertama kalinya sejak 2006 silam. Dolar Australia, krone Norweygia dan loonie Kanada stagnan setelah kemarin tergelincir seiring Indeks Komoditas Bloomberg turun ke level 12 tahun terendah. Jens Nordvig selaku managing director forex dari Nomura Holdings Inc. menyatakan bahwa penurunan 45% pada minyak mentah sejak akhir Oktober lalu akan memangkas defisit neraca perdagangan Jepang sekitar $500 juta.
Yen berada pada level 118.29 per dolar pukul 9:34 pagi waktu Tokyo dengan mengalami kenaikan 1.3% sepanjang tahun 2015 ini dan memimpin gain diantara 10 mata uang negara maju lainnya. Yen berada pada level 139.89 per euro setelah mengalami kenaikan dalam 3 hari terakhir. Euro berada pada level $1.1830 setelah pekan lalu mengalami penurunan 1.3% dan mencapai level $1.1754 pada 8  Januari lalu, level terendah sejak Desember 2005 lalu. (bgs)
Sumber: Bloomberg